Home » Pelajaran Kepemimpinan dari David Bowie

Pelajaran Kepemimpinan dari David Bowie

Bagikan

Dengan nama besarnya, Bowie tak pernah ragu dan tak takut gagal untuk melakukan perubahan dan pembaharuan.

Bintang besar dunia, David Bowie, telah tutup usia. Namun, kesuksesan dan popularitasnya tak akan pernah terbantahkan. Semasa hidup, ia kerap disebut ‘bunglon’ oleh para pengamat dan kritikus musik karena sering berganti-ganti penampilan bahkan genre musik. Tak sedikit musisi yang gagal mempertahankan eksistensi dan kepopulerannya karena berganti genre, tapi Bowie justru semakin dicintai dan menjadi inspirasi banyak orang. 

Sisi lain yang menarik dari Bowie yaitu strategi kepemimpinannya dalam menjalani bisnis di industri musik. Pendiri dan CEO NeuroBusiness Group, perusahaan yang menjalankan pelatihan eksekutif berbasis otak, Srini Pillay, mengatakan bahwa Bowie adalah seorang visioner bisnis yang menunjukkan banyak contoh nyata. Menurut pria yang juga pengajar pada program pendidikan eksekutif Harvard Business School ini, Anda dapat meneladani prinsip-prinsip kepemimpinan yang Bowie terapkan semasa hidupnya.

1. Menciptakan Orisinalitas

Bowie dikenal sebagai musisi yang selalu menciptakan orisinalitas tanpa henti. Baik dari musikalitas, lirik, selera mode, dan penampilan secara keseluruhan yang berbeda dari orang lain. Orang-orang yang menikmati musik dan menghargai gayanya sebenarnya telah dibebaskan dari perangkap identitas sosial mereka sendiri. Keaslian Bowie yang sungguh-sungguh mencerminkan dirinya akan membuat para penggemarnya memiliki keterhubungan dengan diri mereka sendiri. Mengenal dan memahami diri sendiri merupakan salah satu modal untuk menjadi pemimpin yang hebat.

Guru kepemimpinan, Warren Bennis, pernah berkata, “Menjadi pemimpin identik dengan menjadi diri sendiri.” Pertama-tama, Bowie membangun koneksi di dalam dirinya. Ia merintis jejak sendiri, lalu mendorong orang lain untuk melakukan hal yang sama. Karena itu, ia berhasil memperoleh hasil yang besar

2. Merangkul Perubahan

Sepanjang perjalanan kariernya, Bowie terus mengusung perubahan dan pembaharuan. Secara konsisten, ia mengubah dan memperbaharui penampilan, persona, genre musik, bahkan diawali dengan mengubah nama semula, David Robert Jones. Baginya, satu-satunya integritas sebenarnya adalah perubahan dan pembaharuan.

3. Jangan Takut Menjadi Manusia

Salah satu pernyataan Bowie yang mengagumkan yaitu “Saya selalu kagum dengan orang-orang yang serius. Saya bahkan tidak pernah terlalu serius.” Secara terang-terangan, Bowie mengabaikan kebenaran yang stagnan. Ia sadar bahwa manusia bisa saja benar atau salah setiap saat, dan bahwa setiap manusia memiliki kekuatan besar sebagai modal menjadi pemimpin. Tentunya, kekuatan ini tidak sempurna. Pemimpin yang meneladani sikap Bowie ini akan membebaskan diri dari tekanan sebuah pembatasan dan tidak memasang perangkap kehati-hatian.

            Pernah pula Bowie mengungkapkan bahwa hidup dalam ketakutan adalah penderitaan terdalam. Ketika para pemimpin takut terhadap kegagalan, tidak hanya pribadi mereka yang terganggu, tetapi juga menambah risiko bagi usaha yang selama ini mereka jalankan.

4. Melakukan Improvisasi

Sebagai musisi yang mendukung improvisasi, Bowie menghindari jalan yang sudah ditentukan. Di studio rekaman pun, ia terkenal sebagai musisi yang menolak ide-ide dan gaya yang biasa. Prinsip-prinsipnya identik dengan karakter kepemimpinan adaptif. Dengan mengekspresikan dirinya di luar logika yang biasa, Bowie ternyata melahirkan ide-ide baru yang beresonansi secara global.

5. Menghargai Konsumen

Ketika ditanya siapa pahlawan terbesar baginya, Bowie menjawab, “Para konsumen.”

Ia menyadari dan menghormati nilai pelanggan yang penting untuk bisnisnya. Lalu, saat ditanya tokoh bersejarah yang identik dengannya, Bowie menjawab, “Santa Claus.”

Jawaban ini menjelaskan alasannya bahwa ia memiliki keinginan dan kemampuan untuk membawa sukacita kepada semua orang.

Seluruh karakteristik ini dapat Anda wujudkan dengan pemahaman mendalam, bahwa kepemimpinan adalah tentang kemampuan dalam menjaga integritas karena Anda menunjukkan kepada orang lain bahwa Andalah yang paling kuat. Siapa pun yang mendengarkan musik Bowie akan memahami bahwa ia bekerja keras, penuh kesungguhan, kejujuran terhadap diri sendiri, dan menciptakan suatu bentuk seni yang didirikannya sebagai pemimpin sejati dalam industrinya.


Bagikan

Related Articles

Leave a Comment