Home » 7 Parfum Klasik Pria yang Si Dia Suka

7 Parfum Klasik Pria yang Si Dia Suka

Bagikan

Konon bukti kualitas terbaik adalah sesuatu yang bertahan diuji oleh waktu, itu mungkin adalah ungkapan yang tepat jika bicara mengenai wewangian.

Wewangian adalah apa yang tertinggal lama setelah Anda pergi, jadi pastikan Anda mengenakan wewangian yang tepat. Jika bicara mengenai penampilan, aroma wewangian tidak dapat terlihat, namun kehadirannya laksana aura atau karisma seseorang. Ia memberikan kesan dengan cara yang teramat halus, menyusup diam-diam melalui indra penciuman dan membangkitkan rasa percaya diri si pemakai dan rasa tertarik bagi yang menciumnya. Tahukah Anda bahwa aroma parfum dapat membuat orang lebih menyukai Anda? Menurut hasil penelitian, orang yang mengenakan parfum memiliki 50% kemungkinan lebih disukai ketimbang yang tidak mengenakan parfum. Siapa sangka bahwa hal-hal yang tidak terlihat lah yang memiliki pesona paling ampuh.

Dunia wewangian menghadirkan beragam parfum berbeda, datang dan pergi setiap musimnya. Namun dari semua itu ada beberapa wewangian yang tak lekang oleh jaman. Sebuah mahakarya racikan dari para ahli yang meski telah lama waktu berselang, tetap dapat membuat orang takluk pada pesonanya. Berikut kami pilihkan 7 wewangian pria klasik yang akan menjadi pilihan tepat untuk Anda kenakan, kapan pun, dimana pun.

1. Terre d’Hermes by Hermes

Terre d’Hermes adalah salah satu wewangian pria terbaik dalam kurun waktu dekade terakhir. Diluncurkan pada tahun 2009 ketika brand-brand lain mengelurkan parfum dengan aroma yang trendy, Hermes meracik salah satu komposisi aroma paling memikat yang ada di pasaran. Kombinasi grapefruit, pink pepper, geranium, cedar, dan vetiver menghasilkan aroma yang earthy, woody dan spicy. Memberikan sensasi aroma hangat yang menyegarkan dan juga sensual.

2. Eau Sauvage by Christian Dior

Pertama kali diluncurkan pada tahun 1966, parfum karya Edmond Roudnitska untuk Dior ini langsung menjadi sensasi. Dengan komposisi sempurna dari segarnya citrus dan aroma maskulin kayu-kayuan menghasilakn aroma yang berkesan maskulin namun muda dan enerjik, memberikan status cult classic bagi parfum ini dimata para penggemar wewangian.

3. Pour Monsieur by Chanel

Pour Monsieur adalah hasil kreasi Henri Robert untuk Chanel pada tahun 1955 dan tetap menjadi favorit sampai saat ini. Aromanya yang oriental dan spicy begitu mempesona datang  dari perpaduan ramuan neroli, lemon dan cedar menghasilkan aroma yang chic sehingga menjadisebuah pilihan aroma klasik bagi pria.

4. Green Irish Tweed by Creed

Dirumorkan sebagai wewangian favorit Prince Charles dan selebriti Hollywood seperti George Clooney dan Clint Eastwood. Creed Green Irish Tweed pada awalnya memang dibuat khusus untuk klien di industri film Hollywood, namun setelah beberapa tahun kemudian ditawarkan kepada public dan menjadi sebuah signature scent dari Creed. Perpaduan dari sandalwood, lemon, peppermint, ambergris, violet leaves, verbena dan iris menghasilkan aroma  segar dan elegan yang istimewa.

5. Colonia by Acqua di Parma

Colonia by Acqua di Parma adalah parfum pertama hasil karya Acqua di Parma. Diluncurkan pada tahun 1916, dan masih menjadi incaran kaum pria hingga saat ini. Perpaduan harmonis dari Sicilian citrus, spices serta sentuhan ringan dari lavender, rose dan patchouli menghasilkan  aroma yang fresh, clean, dan natural yang dapat bertahan sepanjang hari.

6. Aramis by Aramis

Para pecinta wewangian menyebutnya sebagai The Classic atau Numero Uno. Sebuah standar tertinggi yang menjadi tolak ukur wewangian pria. Diluncurkan sejak 1965, Aramis memiliki aroma yang istimewa dan lain daripada yang lain. Kombinasi maskulin dari kayu-kayuan, rempah, dan aroma kulit yang intens. Sebuan wewangian yang diciptakan untuk seorang pria jantan dan penuh percaya diri.

7. Blenheim Bouquet by Penhaglion’s

Blenheim Bouquet mengambil namanya dari Blenheim Palace, tempat tinggal salah satu keluarga darah biru ternama di Inggris. Jika bicara mengenai tak lekang oleh waktu, maka Anda harus tahu bahwa parfum ini pertama kali diluncurkan pada tahun 1902. Dibuka dengan aroma lavender, lemon dan lime, dengan base note musk, pine dan black pepper menghasilkan aroma yang sensual dan maskulin.


Bagikan

Related Articles

Leave a Comment