2025 dipenuhi banyak sekali film bagus, sehingga kita pun sering merasa bingung ingin nonton yang mana duluan. Tapi, tontonan bagus juga berarti meninggalkan perenungan mendalam karena konten skrip yang dimiliki film itu sendiri.
Misalnya?
5. MATERIALISTS

Rom-com bermateri paling realistis yang keluar dari Hollywood dengan asik.
Kapan terakhir kali Hollywood merilis film romantis? Crazy Rich Asian? Well, terlalu mengawang-awang. Meski ya memang romantis tapi … begitulah.
Dan, akhirnya, hadirlah Materialist ini.
Celine Song, sang sutradara, langsung memasang Dakota Johnson, Chris Evans dan Pedro Pascal yang notabene deretan nama yang sudah punya jam terbang tinggi. Johnson, of course, sudah melejit dengan keseksiannya lewat trilogy Fifty Shades.
Evans dengan deretan saga Avengers, dan tentu, Pascal yang melejit duluan – meski lewat suaranya saja via serial The Mandalorian.
Cukup menjanjikan, bukan?
Dan ya, Materialist pun hadir cukup segar dengan premis: bagaimana kalau mencari pasangan dengan profil dan latar ekonomi yang wah? Atau dengan latar ekonomi yang dibawah ‘wah’.
Pilih yang mana?
Dan dengan lugas, skrip dari Celine Song begitu nikmat ditelaah lewat mata maupun logika penerimaan sosok kekasih yang apa adanya (via Chris Evans) dan sosok kekasih berada (via Pedro Pascal).
4. SUPERMAN

An Extravaganza-Powerful DC!
A Sweet-Witty Story-telling that never touch Superman’s flicks (before). Tentu saja! Superman yang kembali diperankan aktor baru (pertama kali memerankan pahlawan Krypton ini) lewat sosok David Corenswet, menohok dengan karisma yang segar.
Corenswet memang bukan Henry Cavill (Man of Steel, Batman V Superman, Justice League) ataupun Christopher Reeve (Total empat film di era ’80-an) – atau Brandon Routh (Superman Returns). Penampilan Corenswet memang tampil sebagai Superman yang baru muncul di bilangan awal kariernya sebagai penyelamat dunia.
Suntikan segar kreatifitas James Gunn, Superman yang dirilis 2025 ini memang lebih ekspresif dan ‘down-to-earth’. Nyaris semua penggemar alam semesta superhero DC bergembira: Superman tampil tidak se-dark Superman-nya Cavill – atau Zack Snyder.
Superman rilisan 2025 ini pun tembus menghasilkan 617 juta dolar dari seluruh penjuru Bumi. Plus, mendulang banyak pujian dari para kritikus film yang menyebutnya sebagai film yang menyenangkan, berwarna dan seru.
3. C O M P A N I O N

Premis sebuah robot AI flesh-and-blood jatuh cinta dan tergila-gila dengan majikannya – jelas menjadi tontonan nikmat bermutu di era sekarang ini.
Drew Hancock yang menulis naskahnya sekaligus membesut film ini langsung naik ke permukaan sebagai sutradara segar paling diperhitungkan.
Guratan skema plot Companion memang begitu relate dengan era ini yang sedang riuh-rendah dengan teknologi AI. Meski sekarang belum sampai sosok fisik nyata berupa manusia, eksistensi AI menjadi benang merah kuat yang wajib disimak
Akting Sophie Thatcher sebagai Iris – sang robot AI untuk sang majikan, memang gong banget. Look Sophie yang sekilas mirip Scarlet Johansson ini berhasil menghipnotis mata dan kepala sedari awal hingga akhir durasi.
Dark but Smart!
2. S I N N E R S

Lukisan eksistensi vampir paling pekat, dalam tapi indah di mata
Benang merah Sinners merangkum alam semesta wild wild west, dunia mistis, hingga poin ‘Griot’ sebagai orang kuat dunia orang mati dan dunia nyata – begitu indah di mata.
Sinners bukanlah film horor-thriller biasa.
Ada curhatan tentang rakyat yang berjuang di ladang, jeritan akan pengakuan tentang cinta, hingga kekuatan musik yang begitu kuat memancar.
Ditulis sekaligus disutradarai Ryan Coogler, Sinners menjadi tontonan yang bukan sekadar horor, tapi lebih dari itu. Lewat sosok kembar identik, Elijah dan Elias Moore, film ini mampu menyatukan alam fantasi makhluk penghisap darah dengan dunia nyata yang kompleks.
Film yang aransemen musik skornya digubah Ludwig Goransson ini berhasil menyabet 16 nominasi di Academy Awards ke-98 alias Oscar. Yang mana ini adalah sebuah rekor baru, karena sebelumnya belum pernah ada film yang mampu meraup nominasi Oscar sebanyak itu.
Adapun film-film peraih nominasi Oscar terbanyak sebelumnya seperti All About Eve (1950), Titanic (1997) dan La La Land (2016) pun tak meraih nominasi sebanyak itu. Baik All About Eve, Titanic dan La La Land hanya meraih 14 nominasi.
1. F 1

Dan akhirnya, Hollywood merilis lagi film inspiring yang bikin deg-deg-an tapi juga bisa bikin airmata menetes!
Film yang dibesut Joseph Kosinski dan diproduseri Brad Pitt, Lewis Hamilton, Jerry Bruckheimer, dan Kosinski sendiri ini, berhasil menyatukan drama dunia balap Formula One hingga ketegangan demi ketegangan arena balap dengan begitu intens.
Film ini memang terasa begitu nyata – mengingat, berdasarkan pernyataan Lewis Hamilton (yang notabene pebalap F1 di era-nya) – F1 tidak berdasarkan dari satu kisah nyata dunia F1 saja, tetapi plot-nya terinspirasi dari banyak kejadian nyata di arena Formula One sejak 1950!
Film ini pun bisa membuat nyaris semua penonton menjerit, menangis, sekaligus bersorak kemenangan.
Jadi tak heran (meski banyak yang tak mengira) kalau F1 nyatanya berhasil masuk nominasi Film Terbaik Oscar 2026 ini.
