Dalam rangka Hari Keluarga Nasional 2023, Bayer menggaungkan Semangat #JadiLebihBaik agar minat sains dan teknologi di Indonesia naik.
Ya, di era serba digital ini nyatanya minat untuk bergelut dengan bidang sains di Indonesia masih terbilang rendah.
Hal itu dibuktikan melalui Survei Program for International Student Assesment (PISA) yang menunjukkan kalau perbandingan minat memiliki karir di bidang sains dalam diri anak-anak Indonesia masihlah rendah.
Hasil survei tersebut dirilis OECD atau Organization for Economic Cooperation and Development.

Indonesia berbanding 1:7 dibanding negara-negara lain, sedangkan negara-negara lain berbanding 1:4.
Bayer sendiri sudah bergerak untuk meningkatkan kondisi seputar bidang kesehatan dan pertanian di negeri ini. Mengingat Bayer sudah menjadi perusahaan inovatif yang berakar selama lebih dari 150 tahun.
Untuk itu dalam kesempatan hangat, pada 27 Juni 2023, di Ayana MidPlaza Jakarta, Bayer menandai pergerakannya dalam menumbuhkan semangat kemajuan dan minat terhadap sains dan teknologi, yang mana dimulai dari unit kecil, keluarga.
Hadir Laksmi Prasvita, Head of Communication, Public Affairs, Science, and Sustainability Bayer Indonesia, sebagai narasumber yang menjelaskan posisi dan peranan Bayer di Indonesia. Dan hadir juga Kukuh Ambar Waluyo, Head of Field Solutions South East Asia & Pakistan Bayer, yang langsung berkecimpung di lapangan negara-negara Asia Tenggara, serta dr. Darrell Fernando, Sp.OG, MRCOG, MM, MARS, FICS, sebagai ahli kesehatan dalam menyorot peran keluarga – khususnya ibu dalam berkomunikasi dengan anak-anak mereka.
Sebagai pria modern dan beraktifitas dalam keseharian, tentu saja ini menjadi tantangan pria negeri ini, dalam posisi kita sebagai ayah dan paman, untuk menumbuh-kembangkan minat tak hanya pada teknologi saja – tetapi juga pada dunia sains.
Sebagai contoh, Kukuh Ambar Waluyo menceritakan sesosok anak muda yang mengambil jurusan pertanian, dimana, anak muda tersebut awalnya tak bersemangat saat berkutat dengan dunia pertanian. Tapi setelah membukakan visi bahwa bekerja di bidang pertanian (sains) adalah pekerjaan mulia untuk memberi kebanyak orang dalam hal pangan – sang anak muda tersebut pun akhirnya bersemangat bekerja lebih mantap lagi!
