Olah raga lari yang digemari Nicky Hogan untuk menyeimbangkan hari-harinya, tidak hanya menyehatkan tubuhnya, namun juga memberinya kesempatan untuk turut berbagi.
Saat turut membuka event tahunan Investor Summit and Capital Market Expo 2015 yang diadakan pada 9 hingga 13 November 2015 lalu di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Nicky Hogan ‘hanya’ tampak seperti pejabat sebuah institusi pada umumnya. Tampil dengan batik lengan panjang dan tutur kata yang tersusun rapi, Direktur Pengembangan pada Bursa Efek Indonesia ini, seakan go-public setelah ia resmi duduk di posisinya tersebut sejak Juni 2015.
“Ya, sejak setengah tahun lalu, saya duduk menjadi salah satu direksi di BEI,” kata Nicky, kepada Best Life, saat ditemui di ruang kerjanya, di Gedung Bursa Efek Indonesia, pada suatu siang di akhir November lalu.
“Sebagai Direktur Pengembangan, tanggung jawab saya membawahi pengembangan usaha Bursa Efek Indonesia. Tanggung jawab saya mencakup riset dan pengembangan di segala aspek bisnis yang bisa dikembangkan di BEI, termasuk pengembangan emiten, pengembangan investor, pengembangan produk dan pengembangan perusahaan-perusahaan sekuritas.”
Nicky yang sudah berkarir dalam bidang investasi modal sejak 1998, akan menduduki posisi tersebut selama satu termin, atau 3 tahun. Sebelum menjadi Direktur Pengembangan BEI, pria asal Sambas Kalimantan Barat ini pernah menjabat sebagai Presiden Direktur untuk perusahaan sekuritas Reliance Securities.
Pengalamannya dalam pasar modal selama 17 tahun, bisa jadi merupakan modal kuat Nicky Hogan untuk bisa dipercaya menempati posisinya yang sekarang. Selama 17 tahun itu pula, Nicky sudah banyak terlibat dalam segala kegiatan yang berhubungan dengan pengembangan calon investor, edukasi, dan sosialisasi termasuk membuka galeri investasi di sejumlah perguruan tinggi. Kerja sama itu terjalin antara perusahaan sekuritas, perguruan tinggi dan Bursa Efek Indonesia.
“Jadi sebenarnya saya sekarang lebih seperti pindah institusi saja. Kalau sebelumnya di perusahaan sekuritas, sekarang saya di bursa efek, dalam konteks sebagai regulator,” kata Nicky yang percaya bahwa pekerjaan bisa menjadi passion bagi seseorang.
“Kalau saya bilang anggaplah pekerjaan sebagai amanah, rasanya kok terlalu tinggi, ya. Mungkin lebih tepatnya, passion. Cara itu bisa membantu kita dalam menangani tugas dan tanggung jawab kita, seberat apapun. Jadi tidak akan membebani,” tutur penggemar olah raga outdoor ini.
Ekspresi Nicky seketika langsung berbinar ketika membicarakan tentang hobinya tersebut. Ia merasa bahwa berolah raga di luar ruangan lebih sesuai dengan kepribadiannya.
“Waktu SMA dan kuliah dulu,saya suka naik gunung dan panjat tebing. Tapi sekarang tidak ada waktu untuk itu,” kata Nicky.
“Sekarang waktu saya terbatas. Untuk olah raga outdoor saya lebih suka lari. Dan menurut saya, olah raga lari sangat membantu saya dalam menyeimbangkan kepadatan jadwal saya,” kata penggemar lari jarak jauh ini.
“Dalam lari jarak jauh, Anda harus memiliki determinasi untuk tetap setia pada target dan tujuan, serta tidak mudah menyerah,” kata Nicky. “Sama seperti dalam menjalankan pekerjaan Anda.”
“Lari itu olah raga yang sederhana. Anda bisa berlatih dengan perlengkapan yang Anda miliki tanpa harus memakai perlengkapan yang canggih-canggih,” kata Nicky.
“Tapi dalam lari, terutama untuk long run, Anda sangat membutuhkan determinasi tersebut. Anda harus gigih, tekun dan tidak mudah menyerah.”
“Banyak jagoan lari yang mengatakan bahwa sebenarnya long run itu lebih pada masalah mental. Masalah fisik adalah satu hal, tapi 70% lebih berhubungan dengan mental untuk bisa mencapai tujuan kita, karena pasti ada ujungnya.”
“Lari di atas 20 – 30 kilometer, bagi pelari awam, hampir semuanya akan mengalami godaan untuk berhenti. Termasuk saya. Walaupun saya beberapa kali ikut lari full marathon, tetap saja saya merasakan godaan untuk berhenti, memperlambat langkah atau bahkan keluar dari lomba,” kata Nicky.
“Nah kita harus kembali fokus untuk memotivasi mental kita agar tetap mampu meneruskan long run itu, bukan untuk menang,” ujar Nicky yang beberapa kali terlibat dalam kegiatan pengumpulan dana lewat olah raga lari.
“Lari bagi kami para pelari, termasuk saya, adalah kesenangan yang memberikan kepuasan tersendiri. Kalau saya bisa lari, dan ada pihak lain yang bisa terbantu dan senang juga, kenapa tidak?” katanya.
Nicky pernah beberapa kali berpatisipasi dalam lari jarak jauh NusantaRun untuk penggalangan dana yang diselenggarakan oleh Yayasan Indokasih. Nicky menyebut kegiatan tersebut sebagai kombinasi yang luar biasa.
Pada 2014 lalu, Nicky bersama para pelari lain, menempuh rute lari sekitar 120 kilometer dari Bogor hingga Bandung. Sedangkan pada 19 Desember 2015 ini, bersama seratusan pelari lainnya, Nicky berlari sepanjang 135 kilometer dari Bandung ke Cirebon, untuk menghimpun dana bagi 1000 anak tidak mampu, agar bisa sekolah selama 3 tahun.
“Dengan adanya ide NusantaRun, berlari sambil mencari donasi untuk pendidikan anak-anak tidak mampu, menurut saya itu sebuah kegiatan yang bagus. Kalaupun uang sekolah katanya sudah digratiskan oleh pemerintah, tapi anak-anak itu kan masih memerlukan dana untuk membeli perlengkapan sekolah dan yang lain-lain,” kata Nicky.
“Sebagai penggemar lari jarak jauh, saya merasakan kepuasan dan kesenangan tersendiri ketika bisa berlari sambil mengumpulkan donasi. Bahkan saya merasa saya harus berlari sampai di luar batas kemampuan saya,” kata Nicky.
“Kalau bicara tidak kuat, ketika saya berlari dari Bogor sampai Bandung, di KM 60, saya sebenarnya sudah tidak kuat. Bahkan saking letih dan tidak kuatnya, ngantuk, saya sampai berjalan sambil tidur,” tutur Nicky.
“Tujuan harus tercapai, biarpun harus berjalan sambil terkantuk kantuk, saya kembali memaksakan untuk lari, hanya agar tidak tertidur di jalan. Mungkin itulah yang saya maksud dengan berlari di luar batas kemampuan. Tapi kembali lagi, kalau mental dan derterminasi kita kuat untuk menyelesaikan itu, selesai juga akhirnya. Banyak kok dari kami yang akhirnya selesai, sekalipun dengan terpincang pincang.”
Akhirnya setelah 30 jam perjalanan para pelari, termasuk Nicky, yang bermula dari Balaikota Bogor – melewati rute Puncak, Cianjur dan Padalarang – mencapai tujuan di Balaikota Bandung.
“Rasa lelahnya terbayar setelah tujuan berlari untuk menghimpun dana tercapai,” kata Nicky yang juga kerap berlari bersama putra sulungnya.
“Saya pernah mengajaknya berlari marathon, dia ikut yang half marathon. Sedangkan kedua adiknya lebih memilih basket,” tutur ayah tiga putra ini. Nicky mengaku tidak memiliki obsesi apapun untuk olah raga lari kegemarannya itu.
“Saya sangat menikmati lari. Yang masih ingin saya capai, tentu saja jarak lari yang semakin jauh, karena pastia ada tantangan tersendiri,” kata Nicky sambil menarik nafas. “Intinya, saya hanya berharap, masih bisa lari terus.”
Kesehatan Investasi Berharga
Ikuti cara Nicky Hogan menjaga kesehatannya berikut ini:
Rutin cek kesehatan
“Saya terakhir cek dua bulan lalu, fit semua, kecuali kolesterol agak sedikit di atas ambang. Thanks God, saya masih bisa melakukan perjalanan dinas ke luar kota untuk melakukan sosialisasi dan lain-lain,” kata Nicky
Jadwal latihan
Nicky tidak berlatih lari setiap hari. “Mungkin praktis, 2 – 3 kali dalam seminggu. Sabtu atau minggu, kalau ada waktu saya latihan. Hari biasa, kalau memungkinkan, sore atau malam. Tapi kalau di luar kota, biasanya pagi. Kalau saya travelling untuk dinas, saya bawa perlengkapan lari saya. Simple, kan?”
Perlengkapan lari
“Saya berlatih dengan sepatu yang nyaman. Kalau perlengkapan, baju saya memilih yang dry fit, karena kalau pakai kaos biasa ketika kaos basah karena kena keringat, akan tambah berat.
Pengukur detak jantung
“Saya punya alat pengukur jantung, tapi tidak saya pakai, saya hanya memakai jamnya untuk mengukur jarak. Agak pede aja bahwa jantung saya sehat. Hahaha,” gurau Nicky
RAHASIA SUKSES
Kesuksesan Anda dalam berkarir sudah bisa Anda rencanakan dari awal. Ini cara Nicky Hogan membangun karirnya.
Bangun dari awal
Bangun karir Anda sejak pertama kali Anda memasuki satu industri.
Mungkin karena sejak awal 2000-an saya di industri ini, saya banyak berorientasi pada pengembangan investor.
Terlibat total
Nicky tidak setengah setengah dalam melibatkan dirinya. Jadi kami banyak beraktivitas dengan membuka galeri investasi di sejumlah perguruan tinggi. Kerja sama itu terjalin antara perusahaan sekuritas, perguruan tinggi dan bursa efek Jakarta. Jadi sejak itu saya sudah banyak berkecimpung dalam pengembangan calon investor, edukasi, sosialisasi,
Bangun Trust
“Dalam bisnis apapun, apalagi keuangan, termasuk di pasar modal, trust itu nomor satu. Kalau tidak ada trust akan sangat sulit. Selain harus membangun trust dengan para kolega bisnis dan klien, Anda harus membangun trust dengan pihak regulator.”
Miliki passion
Agar hidup Anda lebih menyenangkan dan pekerjaan terasa lebih menantang, miliki passion, apapun itu. Nicky menyukai olah raga outdoor seperti mendaki gunung, panjat tebing dan lari. Namun karena keterbatasan waktu, ia kini lebih fokus pada lari.
Bersosialisasi
“Di luar pekerjaan, kehidupan bermasyarakat dengan komunitas, teman-teman dan lain-lain adalah hal lain yang bisa menjadi hiburan dan mengimbangi beban pekerjaan kita,” kata Nicky.
Teropong Investasi Nicky
Bangun minat masyarakat
“Masyarakat selalu menganggap berinvestasi itu mahal. Padahal sekarang bisa mulai investasi dengan uang ratusan ribu. Lewat program ‘Yuk Nabung Saham’ kami ingin mengajak masyarakat untuk mulai menabung saham. Lakukan nvestasi untuk kemudian hari. untuk anak kuliah lah, pensiun dan lain-lain,” Nicky memotivasi.
Bentuk investasi Nicky
“Kami di BEi dilarang untuk membeli saham secara langsung, untuk mencegah konflik kepentingan karena kami adalah regulator. Tapi kami diperbolehkan untuk membeli reksadana yang dikelola oleh pihak ketiga, manajer investasi. Investasi lain yang ada dalam portofolio saya adalah properti,” kata Nicky.
Investasi prospektif 2016
“Saya percaya tahun depan sektor konstruksi dan infrastruktur akan tetap jadi andalan. Saat ini tingkat inflasi Indonesia sudah lumayan rendah. Tingkat inflasi rendah, akan memicu Bank Indonesia untuk menurunkan tingkat suku bunga, sehingga akan menguntungkan bank. Secara keselurahan saya yakin kondisinya positif,” ujar Nicky.
