Home » Tetap Fit Saat Bepergian
Bagikan

Modal terpenting yang perlu Anda jaga untuk dapat bepergian dengan nyaman adalah kesehatan. Bila hendak bepergian, tapi kondisi tubuh tidak fit, tentu dapat mengganggu daftar rencana yang sudah tersusun rapi. Karena itu, perbanyak konsumsi sayur dan buah, serta menjaga kesehatan Anda dengan baik ketika berada di area transportasi publik, seperti bandara atau stasiun.

  1. Jaga Jarak

Anda sebaiknya menjaga jarak dari orang yang terlihat sakit, misalnya batuk atau flu. Berdirilah sekitar dua meter dari orang tersebut. Hal ini untuk menghindari Anda terserang sakit karena virus bisa sangat aktif bergerak dengan jangkauan jarak yang cukup jauh.

  • Tangan Bersih

Bersihkan tangan setelah memegang benda-benda yang dipergunakan secara umum atau area umum, misalnya di loket tiket, mesin tarik uang tunai ( ATM), gagang pintu, meja makan di restoran, atau apapun yang ada di toilet. Menurut Vincent Racaniello, Ph.D., professor of microbiology and immunology at Columbia University, benda-benda yang tersentuh oleh banyak orang, bisa menjadi akar masalah yang potensial.

Sebaiknya, Anda juga membawa pembersih tangan praktis (sanitizer), terutama untuk membersihkan bagian jari-jari dan di sela-selanya. Atau, setidaknya, Anda tidak menyentuh hidung dan mulut dengan tangan, tapi dengan tisu atau saputangan.

  • Pilih Area Bersih

Jangan pernah letakkan tas Anda di lantai. Namun, jika sudah terlanjur atau terpaksa, Anda dapat membersihkan dengan tisu basah antiseptik. Selain itu, jangan berbincang-bincang di toilet. Sebelum keluar dari toilet, pastikan Anda telah mencuci tangan dengan sabun setidaknya selama 15 detik. Gunakan handuk kering atau tisu untuk mengeringkan tangan Anda.

  • Siapkan Air Mineral

Persiapkan satu atau dua botol air mineral sebelum naik pesawat. Meskipun di beberapa negara telah menyediakan air keran yang bisa diminum, Anda sebaiknya tetap waspada dengan bahaya bakteri. Charles Gerba, Ph.D., professor of microbiology & environmental sciences at the University of Arizona in Tucson mengatakan bahwa sampling yang dilakukan secara acak selama 10 tahun menemukan masih adanya bakteri fecal yang sering ditemukan pada tinja.


Bagikan

Related Articles

Leave a Comment