Home » Memimpin dengan Teladan
Bagikan

President dari Hush Puppies – Bill Mirecki – membagikan kunci-kunci kepemimpinannya. Apa yang membedakannya dari para pemimpin yang lain?

Suatu pagi di hari Minggu pertengahan September lalu, beberapa saat setelah Central Park Mall di Jakarta Barat mulai dibuka, dan flagship store Hush Puppies di mall tersebut mulai beroperasi, pengunjung membludak. Di etalase terpampang papan besar berwarna merah menyala bertuliskan ‘Sale – End of Season’. Pagi itu Bill Mirecki sang President Hush Puppies hadir untuk sebuah kunjungan, yang menurutnya sebuah kunjungan yang istimewa.

Melihat potensi Jakarta

“Saya sudah pernah ke Jakarta sejak 2001. Jadi sudah 15 tahun,” ucap Bill.

Saat itu, ia baru saja bergabung dengan Wolverine Worldwide dan mulai menjadi kapten Hush Puppies. Enam belas tahun lalu pula ia mengunjungi Jakarta dan memperkenalkan Hush Puppies.

“Saya sangat suka Jakarta. Dari kota ini Anda bisa melihat potensi negara ini, bagaimana pola konsumsi mereka. Dan Jakarta sangat merepresentasikan Indonesia,” kata Bill.

“Ketika saya datang ke Jakarta lima belas tahun lalu, saya melihat tantangan yang besar di tengah situasi yang kompleks. Perubahan-perubahan mulai terjadi dan saya melihat peluang-peluang besar di sini,” kata Bill yang bulan April lalu pindah kembali ke Amerika Serikat setelah tiga tahun tinggal di Hong Kong.

Di Hong Kong, Bill menduduki posisi sebagai Vice President untuk wilayah Asia Pacific. Tugasnya tidak main-main, ia musti memantapkan struktur regional pertama untuk memaksimalkan peluang-peluang pertumbuhan strategis di kawasan Asia Pasifik dan sekitarnya. Melihat potensi Indonesia yang besar, sebagai bagian dari wilayah yang harus dikuasainya, Jakarta memang istimewa di mata Bill.

“Di luar lalu lintasnya ya, hahaha, Jakarta adalah pasar yang sangat penting dan bagus untuk Hush Puppies, karena kota ini bisa menjadi showcase kami di wilayah ini. Ini titik yang sangat krusial karena Jakarta juga menjadi pintu untuk masuk ke wilayah lain di Indonesia,” katanya tanpa basa basi.

Meskipun diakuinya bahwa Jakarta memang sedemikian strategisnya bagi produk perusahaannya, tapi Bill dengan jujur mengatakan bahwa Jakarta tidak serta merta bisa menjadi trend setter di wilayah ini.

“Bisa ya, bisa pula tidak. Begini, apa yang trend di negara lain, misalnya Malaysia, tidak lantas akan diikuti di Jakarta. Produk yang laris di sana, belum tentu menjadi produk yang laris di sini,” kata Bill yang pada kunjungannya itu didampingi oleh Kerry Hartman, Vice President, Global Product Development untuk Hush Puppies.

“Saya tidak tahu apakah itu artinya konsumen Indonesia memang menentukan trend sendiri ataukah sedikit lebih lapar dalam mengikuti trend. Mereka bersedia mencoba lebih banyak daripada market di negara lain. Tampaknya, konsumen di sini lebih cepat dalam mencoba sesuatu daripada pasar yang lain.”

Pulang Kandang

            Kembali ke Amerika Serikat sejak April 2015 lalu setelah 3 tahun menetap di Hong Kong, Bill langsung ditunjuk menjadi President Hush Puppies. Tugasnya jelas tidak main-main. Ia harus mengelola Wolverine, perusahaan induk Hush Puppies dan semua brand yang ada di bawahnya. Bill harus mampu meningkatkan pertumbuhan brand dan bisnis secara global. Dan untuk itu ia harus memasang semua panca inderanya baik baik.

“Contohnya di Asia, khususnya di Asia Tenggara, kebutuhan akan sandal sepanjang tahun, sangatlah penting. Dibandingkan dengan di Amerika atau di Eropa. Di sini warna yang digemari juga berbeda dari wilayah lain. Jadi saya harus mampu memetakan apa dan bagaimana produk yang dibutuhkan di semua wilayah dimana kami berada,” kata Bill.

Pria ini pun mengakui bahwa untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan standar trend besar yang pada akhirnya akan dikembangkan di wilayah-wilayan lain.

“Pertama kami memulai dengan global line. Brand dibangun dari global platform. Jadi produk yang Anda lihat di sini adalah produk global dan bisa Anda temui di manapun di dunia. Lalu kami memiliki produk regional, regional base collection. Ini untuk memenuhi kebutuhan konsumen lokal,” kata pria yang pernah berkarir di berbagai perusahaan sepatu seperti Florsheim, Pfister dan Vogel Leather Company.

“Tapi semua harus memiliki DNA Hush Puppies. Dan di setiap region – Asia, Amerika, Eropa dan Timur Tengah – kami memiliki product line manager. Mereka bertugas untuk memahami wilayah-wilayah itu dan kebutuhan konsumen, bekerja sama dengan mitra kami dan para merchandiser. Mereka juga bergabung dengan team Kerry, jadi kami bisa mendisain berdasarkan kebutuhan tersebut dalam skala global,” ulas Bill panjang lebar.

Ia juga mengakui bahwa salah satu kekuatan lain yang membuat Hush Puppies menonjol adalah dalam hal riset dan pengembangan teknologinya.

“Teknologi di masa lampau mungkin kelihatan buruk. Kami bilang, ya teknologi tidak harus tampil jelek dong. Teknologi itu bisa berhubungan dengan style dan banyak inovasi seperti saat ini,” kata Bill.

“Hush Puppies dibangun di atas fondasi kenyamanan. Dan kami menemukan gaya kasual.  Untuk memenangkan kompetisi dan merebut hati konsumen hari ini, teknologi sangat berperan besar. Tapi Anda harus menentukan gaya terlebih dulu, baru setelah itu Anda bisa menentukan teknologinya,” kata Bill yang membanggakan sejumlah teknologi yang melekat pada prodiuk-produknya seperti wave reflect dan bounce yang diharapkan akan muncul akhir tahun ini.

Memenangkan kompetisi bisnis

Standar yang kuat dari global platform yang telah ditentukan tersebut tentu saja menjadi senjata ampuh bagi Bill Mirecki untuk memenangkan produknya di arena persaingan. Tapi menurutnya lagi, masih perlu sejumlah senjata lainnya.

“Anda jelas memerlukan dasar yang kuat. Dasar itu dibutuhkan dalam membangun kemitraan bisnis. Di sini kami bermitra dengan Transmarco, sudah sejak akhir tahun sembilanpuluhan,” kata Bill. Ia percaya bahwa kemitraan yang kuat bisa membawa bisnis melalui masa-masa pasang surut.

“Kami baru saja merayakan kemitraan kami dengan Transmarco yang kedelapan belas. Kami merayakannya di Trawas Surabaya dan kami membawa semua anggota kami ke sana, dari Indonesia, Singapore, Malaysia, “ papar Bill. Dalam kesempatan itu, perusahaan juga memberikan penghargaan kepada para karyawan yang sudah setia bersama mereka selama 10 tahun, 15 tahun, dan 18 tahun.

Menghargai kontribusi karyawan dilihat Bill sebagai salah satu cara yang ampuh untuk menghimpun kekuatan internal perusahaan dalam memenangkan persaingan.

“Jadi yang Anda perlukan untuk memenangkan kompetisi bisnis adalah dasar yang kuat, kemitraan yang kuat, logistik yang kuat dan orang-orang di dalam team Anda,” kata Bill yang tidak segan ‘berkotor-kotor’ dalam memimpin teamwork nya.

“Ada tiga kata dalam kepemimpinan saya ‘lead by example’. Saya selalu menyingsingkan lengan baju dan melibatkan diri dengan sepenuh hati dengan toko-toko kami,” ungkap Bill.

“Saya tidak suka duduk saja di kantor. Kepemimpinan saya tidak dalam bentuk yang seperti itu. Saya senang berada di toko dan bicara dengan orang-orang. Jadi saya memimpin dengan memberikan contoh. Itu yang saya lakukan.

“Dan dalam setiap perjalan saya, saya hanya membawa orang-orang yang bisa memimpin dengan memberi contoh. Karena saya percaya bahwa untuk memenangkan kompetisi, Anda harus sangat terlibat dengan bisnis Anda. Anda harus tahu keinginan konsumen. Jadi kalau saya tidak bisa memberi contoh artinya saya bukan pemimpin tim yang bagus bagi seluruh anggota team,” pungkas Bill.

Jadi, sudahkah Anda menjadi pemimpin yang bisa memberikan contoh positif kepada anak buah Anda?


‘Rahasia Dapur’ Sang President Hush Puppies
Bill Mirecki mengungkapkan beberapa rahasia suksesnya.

Membangun teamwork yang kuat
“Kami banyak berorientasi pada budaya setempat serta banyak melakukan kegiatan team building untuk membuka wawasan anggota team kami terhadap pasar lain. Kami membawa para pimpinan, merchandiser, dan buyer keluar Indonesia. Mereka perlu melihat Eropa, Amerika, jadi mereka bisa benar-benar merasakan adanya career path yang jelas,” Bill memaparkan.

Penampilan representasikan brand
Saat wawancara, Bill tampil dalam balutan blazer, kemeja dan celana serta sepatu yang semuanya dipilihnya dari Hush Puppies. Ia tampak kasual sekaligus masih menyisakan gaya formal yang membumi. “Ya saya suka gaya ini, dan kebetulan ini merepresentasikan produk kami,” kata Bill yang lalu mengungkapkan tentang program ‘What’s Your Casual’ yang melibatkan para konsumen Hush Puppies, yang dilakukan di Indonesia pada tanggal 1 Oktober dalam rangka 58 tahun Hush Puppies global.

Keseimbangan hidup
“Dalam hidup, kita punya kekuatan dan kelemahan.  Kekuatan saya adalah passion saya terhadap produk saya, marketing, konsumen, ritel. Dan kelemahan saya adalah mewujudkan hidup yang lebih seimbang,” kata Bill jujur. Kesibukan memang mengungkungnya. Tapi Bill tetap berusaha mewujudkan itu di sela-sela waktunya dimanapun, di antaranya dengan travelling dan berolah raga.

Menjaga kesehatan
“Karena saya banyak bepergian saya jadi banyak jalan kaki. Saya juga punya kebiasaan untuk makan siang di luar kantor, jadi saya ada alasan untuk bisa jalan kaki. Atau jogging dengan kawan kerja saya. Berenang juga saya lakukan untuk menjaga kesehatan,” kata Bill yang mengaku menyantap makanan sehat untuk menjaga kesehatan, sekaligus makanan yang tidak sehat. “Yaah sesekali.”


Bagikan

Related Articles

Leave a Comment